Jamannya pilkada, jamannya pamer tampang di area publik. Wajah yang dipasangpun penuh senyum. Seolah semua adalah pembela-pembela rakyat. Janji muluk pun dibuat untuk membuai masyarakat.

Bang Herman, bersamo kito biso.
Iyo bang, biso apo?
Bang Herman datang, rakyat senang! Redaksi sempat menghubungi tim sukses yang mengusung Bang Herman, tapi belum dapat dipastikan dalam pilkada daerah mana Bang Herman akan beraksi.
Memang sulit ditebak, apalagi di iklim demokrasi ala Indonesia belakangan ini.
Seseorang yang tidak tahu masalah riil masyarakat, datang tampil sebagai calon kepala daerah karena cuma merasa dirinya mampu atau tenar. Intinya, siapa bisa memikat, dia akan melenggang menuju kursi kekuasaan.
Bang Herman, dengan senyumnya yang memikat pasti bisa membuat para wanita datang mendekat. Libaslah calon kepala daerah yang beraninya cuma main suap, bang!
Dagangan
11 May 2008 15:42:46
horas bang santos !!!
11 May 2008 21:10:46
Apalah artinya itu seorang Herman Saksono jika dibandingkan dengan Herman Santoso ini…
12 May 2008 03:15:28
wah itu selogan kegiyatan TPM di kantor saya
bersama kita bisa! basamo awak biso!
12 May 2008 10:25:48
kalo gak main suap, main apa ya?
12 May 2008 10:48:59
bang herman ini dari partai apa ya ??
jangan2 wakil dari partai kapucino senyum itu ??
12 May 2008 19:04:01
senyumnya manaaa???
12 May 2008 22:51:27
Kira2 panggilan Pak Herman Santoso bakalan jadi “Momon” gak yah?
13 May 2008 12:04:24
@Kuli Panggul
Kayaknya bukan Momon, tapi Soson
13 May 2008 12:21:19
mau nyaingin Aa Noto di negeri tetangga!
13 May 2008 14:10:14
coblos mananya??
13 May 2008 20:01:06
senyumnya kurang mantep, coba kalo giginya kelihatan…
14 May 2008 23:01:39
opo iyo??
15 May 2008 10:21:55
jangan hanya ngumbar senyum tapi UMBAR JANJI!!!