14 May 2008 • Selamat Pagi

Film

Bhiksu Tong Zam Chong

Perjalanan ke Barat Mengambil 5 Juta Per Minggu

Tidak bermaksud mempercepat kepergian Sang Sultan, tapi ini cuma persiapan saja. Bukannya segala sesuatu harus selalu dipersiapkan dengan baik to?

Jancukarta, kota kejam sekejam ibu tiri itu memang tak kejam soal gaji. Dengan bekal jagoan coding dan tentu saja pengalaman di dunia model, Sultan pun hendak datang menyerbu Jancukarta. Tugasnya, apalagi kalau bukan mengambil gaji 5 juta per minggu.

Mengambil gaji?
Iya, cuma diambil begitu saja. Mudah ‘kan?

Perjalanan ke barat kali ini memang sungguh berat. Seperti halnya ketika Sun Go Kong merasa berat meninggalkan kera-kera di gua Shui Lian, begitupun pastinya Sultan akan merasa berat meninggalkan para Jelata yang lucu-lucu ini di Jogjakarta. Akan tetapi demi 5 juta per minggu… eh demi kebaikan umat manusia, makanya kami pun berusaha membesarkan hati masing-masing untuk menerima kenyataan ini. Kami tahu, “sejauh apapun burung Sultan terbang, maka tetap akan kembali ke sarangnya“.

Kepemimpinan Sultan pun tetap tak tergantikan, Jelata tidak menginginkan adanya pemilihan. Jelata menginginkan penetapan Sultan sebagai Sultan seumur hidup. Menyoal kepemimpinan kasultanan selama perjalanan ke barat, ‘kan masih bisa di kontrol lewat video conference. Layar besar di Kafe Djambur pun rasanya sia-sia saja kalau hanya untuk menayangkan acara gulat di Star Sports. Jadi, kita tetap bisa melihat keteduhan wajah Sultan melalui layar projector.

Hey Sultan ! jelata-jelatamu ini akan setia menungguimu. Jika kau tak bisa datang, kirimkanlah satu saja (dari empat) gaji 5 juta per minggu-mu. Hahahaha.

Ide soal kata “Tong Zam Chong” : Kang Wedhouz dalam sebuah reply E-mail di Milis.

  • Dibikin oleh: tobil
  • Dibikin pake: corel, sotosop
  • Dibikin untuk: disedekahi zam atas 5 juta perminggu-nya
Tags: , ,

41 Komentar

  1. Jelata melas sekali

    wahai Sultan… kami mohon kedermawananmu… *wajah melas banget*

    eh, saya pertamax yo?

    semoga bahagia di kotamu yang baru… meski aku tau, mas Antok tak akan pernah merestuimu…

  2. leksa

    hiks :(

    jika sultan pergi ke jakarta,..

    gimana dengan kesultanan???

    KITA PERLU SEGERAKAN UU KEISTIMEWAAN CAHANDONG.. eh.. UU KE-EKLUSIFAN … :|

  3. Jelata melas sekali

    kan udah dibuka itu yang keanggotaan Gold…

  4. Bakul Dawet

    aku mesakno Zam yen moco iki =))

    *ampuuun Zaaaaam*

  5. eko marssetiawan

    semoga dalam perjalanan jauhmu ini kamu isa mengambil hikmah yg dalam zam….
    jangan lupa kirimkan rezekimu sebagian ke sini untuk tombo kangen kami akan wajah teduhmu…

  6. memeth sumeong

    *ngakak habis2an*

    owalah le…le……ups, baginda……
    wajahmu itu……

  7. memeth sumeong

    eh kok wajah pat kai, go kong, dan sapa tu siluman kebo, harusnya diganti wajah mentri2nya… *ngakak lg smp puassssss*

  8. Mbilung

    zam yang jadi sultan
    selamat berangkat ke pengasingan
    walau di sana ada duit jutaan
    tapi tak ada jumintenan

  9. Temennya Mr. Tico Emon

    Zam, kau ternyata pantas sekali jadi bintang iklan dan bintang pelem. Dan baru kusadari ternyata wajahmu bertipe orientasi oriental.

  10. iman brotoseno

    katanya gajinya 7.5 juta per minggu..kok turun ?

  11. Makelar Barang Seken

    lho, rumour has it, katanya malah 30 juta per detik?

  12. Koh Ahong Jual Klontong

    HIDUP DEMOKRASI! BUBARKAN KASULTANAN DAN GANTI DENGAN SISTEM REPUBLIK!

    *kabuuuur*

  13. Kuli Panggul

    Juragan beras kok belum komen ya? apa karena merasa wajahnya mirip dengan bhiksu tsb di atas?

  14. the tukang nggedeblues

    5 juta per minggu? wah, seger kowe no saiki zam :p

  15. plain love

    pertama-tama *menjura kepada bhiksu suci Tom Zam Chong*

    semoga selamat dalam perjalanan mengambil 5 juta per minggunya…

  16. funkshit

    jangan sampe bingung gimana cara ngabisin duitnya zam
    kami siap membantu

  17. Bakul Sandal

    Sultan, apakah sampeyan tetep menerima suplai sandal dari Jogja?

  18. warga jancukarta

    sri sultan, kami menunggu kedatanganmu… *menjura*

  19. metadatangbulan studio

    boleh ikut jualan?

  20. Kuli Panggul

    ROTI SOERJO? maksudnya om oy ya? =))

  21. Jelata

    Duh gusti ….
    paringono *bathi* …
    ne …

  22. Thi Phat Khai

    dosa…dosa….

    kalian para jelata harusnya mendukung kepergian sultan ke negeri barat untuk mengambil kitab suci kehidupan : pengalaman yang tak terlupakan…melelahkan..memisuhkan…dan tentu dengan gaji 5 juta per minggu..MELENAKAN…

    dosa..dosa….

  23. nico

    hahahaha…*numpang ketawa aja*

  24. Kuli Panggul

    ada jamuan terakhir bersama sultan, juminten esok…

  25. bangsari

    selamat menempuh 1001 penderitaan di jakarta zam… jakarta, deritanya tiada akhir….

  26. Jamuan Terakhir » Juminten CahAndong

    […] Kepergian Sultan ke Barat, tentu membuat kami cukup alasan untuk bersedih. Sebodoh apapun ekspresi Sultan saat berpose, tak mengurangi keinginan kami untuk terus berlama-lama dengannya. Sifat akomodatifnya memang tak tergantikan, dan kami memang tak ingin ada ganti. […]

  27. wawankibc

    kulonuwun ikutan ‘nyangkem’
    mas , mbak lucu-lucu , ada sultannya segala hehe..

  28. wawankibc

    mas mbak lucu-lucu..he,

  29. yus

    Gaji perminggu? koyok pemain liga inggris la’an.. :D

  30. kw

    welkom to the jungle zam. di jakarta enak banget kok. kau bisa jadi power ranger yang bisa mengubah diri menjadi apa saja. bahkan bisa menghilang… asyik kan?

  31. tikabanget’s dagdigdug » Bye Zam..

    […] jalan Zam. Semoga gaji 5 juta perminggu-mu di Jancukarta ndak luput engkau limpahken ke kami para […]

  32. rezeki yang barokah dan mengejar mimpi « r e s t l e s s a n g e l

    […] Begini ceritanya. Sebenarnya ada dua cerita, tapi saya ceritakan satu saja. Kisah ini sungguh-sungguh terjadi dan nyata adanya. Jadi begini, teman saya, mempunyai katakanlah seorang pembantu yang membantu mengurusi sehari-hari dalam rumah tangganya. Pembantu ini karena tinggal dekat dengan rumah teman saya, setiap sore dia pulang. Istilahnya dalam bahasa jawa, pocokan. Karena statusnya yang part-time itu, tentu saja gajinya ga sebesar yang didapat jika full time, apalagi sebesar gaji sang sultan. […]

  33. Sultan Berpamit, Jelata Menjerit « antobilang™

    […] Zam akan meninggalkan Jogja, kota yang begitu dicintainya. Menuju kota Jancukarta yang (katanya) dia benci setengah hidup. Kota Jogja yang sudah membesarkan namanya di ranah blogosphre harus ditinggal untuk sebuah mimpi kehidupan. […]

  34. tikabanget™ » Zamku Sayang, Zamku yang Malang ituh..

    […] jalan Zam. Semoga gaji 5 juta perminggu-mu di Jancukarta ndak luput engkau limpahken ke kami para […]

  35. paydjo.Net

    selamet jalan kanjeng sultan.
    maap belom sempet sowan :(

  36. mikow

    celana kuningnya dibawa juga ga yah?

  37. DICARI! Penghuni JOGJA Terbaik! | annots[dot]com

    […] nomor satu di CahAndong itu berangkat ke Jakarta.  Kali ini dia tidak sedang berperan sebagai Tong Zam Chong yang berangkat ke barat untuk mengambil kitab suci, melainkan untuk mencoba babad alas di kota yang […]

  38. titov

    nunut nyocot nang kene,
    nunut kemekelen krungu sekandal 5 juta seminggu divosting nang endi-endi :lol:

    brarti si zam migrasi dari cah andong ke ondel-ondel :?

  39. Sampai Jumpa Lagi, Jogja! « jengjeng matriphe!

    […] akhirnya ke Barat lah saya akan menuju. Kota kejam sekejam ibu tiri namun tak kejam soal […]

  40. udomat

    walah! kalau tahu bahwa biksu ini memendam hasrat mengejar kemewahan duniawi, tidak akan kuizinkan dia pergi ke barat untuk mengambil 5-juta-perminggu itu! aah, kalau tahu begitu, engkau akan kutagih 3x lipat, ah tidak! itu terlalu kejam. akan kutagih 69x lipat dari uang yang telah kukeluarkan untuk memberi kenyamanan duniamu selama satu tahun di dunia maia!

  41. (Sekilas) Tentang Management Trainee PT Semen Padang « The Hermawanov

    […] tanggal 2 Juni 2005 saya pun untuk pertama kalinya mendaratkan kaki ini di Ranah Minang, menempuh perjalanan ke barat demi rupiyah, seperti sodara Tong-Zam-Chong dari Klan Cah […]


Silakan Berkomentar