Majalah Cerdas edisi Agustus 2008 meyakini jika kisah di Cerpenista dapat menaikan angka penjualannya. Tidak tanggung-tanggung, sebuah kisah dari Cerpenista langsung diangkat sebagai Cover Story majalah yang menyasar segmen pasar berimajinasi liar. Kisah seputar fenomena anak-anak malam berlaptop (tetapi lebih sering bertengger di atas meja) yang menjadi penghuni warung-warung kopi berhotspot lantas dipilih.
Paman budayawan sebagai pemimpin redaksi Majalah Cerdas bertutur ringkas tetapi bernas perkara pemilihan kisah yang dirangkum oleh Ndoro Kakung yang dikenal piawai menebar cinta berperantara kata, “Memilih hidup selayak codot itu memang bukan sebuah prestasi, tetapi itu juga bukan aib.”
Jika hendak, unduhlah contohnya di sini.
14 August 2008 10:38:05
Hidup Cerpenista
14 August 2008 13:44:27
Fotonya nampol banget!
14 August 2008 15:55:06
Cerpenista gudang kata
Menistakan pembaca muda
Codot-codot berbahagia
Temukan teman habiskan malamnya
14 August 2008 17:56:40
silakan dapatkan edisi sekennya di lapak saya
14 August 2008 21:40:24
halah..modele tika maning kyeh…tuh yang kutipan artikel tulisannya salah oey, lesu bukan lesi
14 August 2008 22:36:16
Carpenista sudah membahana
Sampai diliput majalah ibukota
Selamtr buat semuanya
15 August 2008 04:55:28
@bakul sapi : Lesi ndak salah kok. Le·si [kata sifat] 1 putih benar; 2 pucat.
15 August 2008 11:01:28
lebih tertarik untuk donlot sample cerita
15 August 2008 11:46:35
Itu yang terjepit di antara Pakdhe Wicak dan Tika, si Goen yah?
15 August 2008 15:07:07
serius banget ekspresinya
15 August 2008 16:46:09
dilihat dari laptopnya sih iya.. :))
15 August 2008 22:46:00
ehm.. cuman cover. Tadinya saya berharap lebih
25 August 2008 13:13:42
sehabis dibaca, mohon disebarkan bagi kaum duafa…
2 September 2008 22:50:41
*binung mo komen apa*
6 September 2008 22:50:39
naksir sama macnya tik
12 September 2008 17:30:33
Pada cover story itu, yang pakai kaos putih kok nampak seperti masih mahasiswi ya?