Persoalan daya tahan, konon kabarnya adalah persoalan serius. Hal demikian pastinya bukan persoalan individu, karena yang menjadi ’susah’ tak hanya dirinya sendiri. Tapi juga pasangan tempur.
DI masyarakat kaya jamu macam Indonesia, berbagai produk kombinasi mampu menawarkan alternatif bagi para ‘lemah’ itu. Tren “back to nature” rupanya menjangkiti pikiran masyarakat negeri ini. Segalanya yang serba berbau alam, pasti laris manis karena selalu berkesan sehat dan higienis. Beda dengan suplemen artifisial yang dituduh sebagai ambassador kanker dan semacamnya.
Kembali ke soal “pertahanan kala bertempur” tadi, tentunya banyak juga beredar seabreg mitos yang beragam. Ada yang bilang pakai itu, minum anu, makan ini, dan sebagainya. Di benak sampeyan pasti juga beredar berbagai versi yang kadang bisa langsung dicerna akal sehat. Atau jika terlalu rumit, terpaksa harus dicerna pakai akal mesum.
Adalah sebuah komentator budiman di blog ini mengutarakan sebuah mitos yang membuat redaksi berniat membuatkan gambarnya. Demikian komentar tersebut (nama terpaksa disamarkan) :
Jemari Tangguh on 17 April 2008 21:46:19 said:
lha ini khan seperti mitos, minum krating daeng sama timun bisa membuat kuat selama 2 jam…caranya. tangan kiri menenggak krating daeng, Tangan kanan memasukan timun. Dijamin bisa 2 jam..
Redaksi Klithikan, dengan rendah diri, pun melemparkan produk kawin silang antara mentimun dan kratingdaeng ini sebagai berikut :

Fantastis! Sebuah kombinasi yang sering tak terbayangkan oleh kita sebelumnya. Kadang kalau dilihat sekilas, kok ya timun gitu. Bukannya melimpahkan ‘tugas’ tersbut kepada potongan besi atau campuran kawat tembaga atau serpihan beton yang jauh lebih terkesan perkasa? Mungkin di sinilah letak seninya. Sebuah kombinasi unik yang tak pernah terpikirkan, membuat produk ini spesial.
Khasiatnya? jelas. Ini ‘kan kita lagi bicara soal daya tahan. Dibuktikan atau belum tak ada yang berani menjamin, mau saja tidak. Berjudul Kirantipepeng agar tak dituntut oleh produsen aslinya, meskipun ini adalah produk oplosan. Lagi pula ini demi penghormatan untuk juragan kiranti yang gemar produk masa silam itu. Konon kabarnya dia sedikit mengalami masalah soal ‘daya tahan’ yang satu ini. Kasihan ya?
Tidak puas karena cuma mentimun? tenang saja, kami masih menyiapkan varian produk lainnya dengan rasa terong, wortel maupun pisang. Tunggu saja.
Dagangan
30 April 2008 12:05:59
sudah ada testimoni dari pengguna produk ini belum?
30 April 2008 12:31:22
kalo saya tidak butuh timun yang itu….timun yang saya punya udah bisa bikin kamu menjerit…aw…aw..aw……………..aw….aw…aw… :-p
timun opo toh…aku yo gak dong
30 April 2008 12:53:19
djiaaampuuuuuut….. *koprol-koprol*
kianti pepeng suplemen begituan….
mbok ya dilengkapi dengan koyo yang ditempelkan ke otot tangan… dopingan biar nggak cuman kuat 2 jam aja…
30 April 2008 12:59:51
timun nya kok ya gede banget . .. apa ga sakit
30 April 2008 14:30:09
[…] Lagi pula ini demi penghormatan untuk juragan kiranti yang gemar produk masa silam itu. Konon kabarnya dia sedikit mengalami masalah soal ‘daya tahan’ yang satu ini. Kasihan ya? […]
BARJIMANNNNNN..!!!!
NAMAKU KOK DI Sebut2..????
30 April 2008 14:54:19
Ha…ha… gw pernah dikasih tahu temen soal ini dasar Oon gw ga ngerti sama sekali tuh tapi ya akhirnya ngeh juga, yang jelas timunnya kalau dua jam g itu bisa langsung jadi acar tuh wakakakak………
30 April 2008 15:56:32
lho piye to mas…aku kok bingung.. kalo menegak krating bareng sama masukkan timun opo ora keselek…bareng bareng mlebu cangkem…(mode on : pura pura bego)
30 April 2008 16:02:28
KirantiPepeng?
Wah perlu dikasih TM kecil tuh
30 April 2008 16:25:33
walah…..kok produk sampingannya setali tiga uang gt….
masak terong, wortel, pisang ???
yg berTEKSTUR gt….
misal pare ato paria, trus apalagi ya?????
eh buah ato sayuran yg bertekstur selain pare apaan sihhh ????
30 April 2008 17:47:34
wakakakaka sumeong pengennya yg bertekstur
30 April 2008 17:56:05
mosok timune Pepeng mung sakmono iku?
weh weh… payah tenan…
padahal gembar gembore gak karuan…
30 April 2008 18:04:43
arya mana nih? katanya kemarin ada masalah waktu pembelahan duren di purwokerto?
30 April 2008 20:08:59
@sumeong: weitz jangan lupa duren
30 April 2008 21:01:15
lho?? pepeng bukannya ada lima “ituhnya” ??? kok masih kurang kuat jg??
eladalah *ngakak koprol2*
1 May 2008 10:33:02
Belah duren di Purwokerto ??? Asal Jangan tangan kanan megang kratingpepeng dan tangan kiri megang duren…
Sakittttt…Ithaaaa…ithaaaaa
1 May 2008 11:56:29
@ mbilung :
tongkol jagung aja, deh, Pakdhe…yg merk bisi dua….kan tongkolnya ada duaaaa…..

1 May 2008 13:13:10
[…] Tapi sekarang melihat gambar Hustler atau kewer blue film, ya biasa biasa saja. Jadi tidak perlu stimulasi seperti itu atau Viagra sekalipun. Konon ada resep yang manjur yakni olahraga teratur, tidur cukup, dan […]
2 May 2008 02:20:22
lendir lendir :))